Tendenai.id – Gelombang penolakan terhadap rencana pergantian Pejabat (Pj) Kepala Desa Togoli, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mencuat. Masyarakat secara tegas meminta Bupati Halut, Dr. Piet Hein Babua, mempertahankan Albiadi Abas sebagai Pj Kepala Desa Togoli.
Penolakan tersebut bahkan berujung pada aksi pemalangan Kantor Desa Togoli pada Senin (5/10) sekitar pukul 20.35 WIT.

Warga menilai keberadaan Albiadi selama menjabat sebagai Pj Kepala Desa telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, rencana pergantian tersebut dinilai tidak sejalan dengan aspirasi warga.
Salah satu tokoh masyarakat yang enggan namanya dipublikasikan menegaskan, warga akan tetap mempertahankan sikap penolakan apabila pemerintah daerah memaksakan pergantian Pj Kades.
“Kami mendesak Bupati Halut agar tetap mempertahankan Pj Kades Albiadi Abas. Kalau dipaksakan untuk diganti, maka pemalangan kantor desa akan terus berlanjut,”tegasnya, Selasa (6/10).
Menurutnya, selama Albiadi menjalankan tugas sebagai Pj Kades, masyarakat menilai dirinya cukup responsif terhadap kebutuhan warga.
“Albiadi merupakan salah satu Pj Kades yang luar biasa. Karena itu, kami meminta Bupati tetap mempertahankannya dan tidak menggantinya dengan pejabat lain yang belum tentu memahami kebutuhan masyarakat,”ujarnya.
Ia juga meminta Pemkab Halut tidak mengabaikan suara masyarakat dalam menentukan keberlanjutan kepemimpinan di Desa Togoli.
Warga berharap keputusan terkait Pj Kepala Desa tidak semata-mata didasarkan pada pertimbangan administratif, tetapi juga memperhatikan rekam kerja dan penerimaan masyarakat terhadap pejabat yang selama ini menjalankan roda pemerintahan desa.(red)





















